CERDASI. ID, JAMBI – Pernah merasa repot karena harus dirujuk ke rumah sakit luar provinsi saat butuh penanganan dokter spesialis? Keluhan ini sepertinya akan segera jadi cerita lama bagi masyarakat Jambi.
Gubernur Jambi, Al Haris, baru saja mengambil langkah gercep (gerak cepat) dengan menggandeng Universitas Jambi (Unja) dan RSUD Raden Mattaher. Tujuannya satu: mencetak lebih banyak dokter spesialis andal asli daerah!
Langkah strategis ini bukan sekadar wacana, melainkan respons langsung atas mandat pemerintah pusat untuk mendongkrak kualitas layanan kesehatan, khususnya di wilayah Jambi.
Kolaborasi Kampus dan Rumah Sakit
Dalam pertemuannya dengan Rektorat Unja dan manajemen RSUD Raden Mattaher (yang turut dihadiri oleh Plt Direktur RSUD Dr. dr. Ike Silviana beserta jajaran), Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pemenuhan dokter spesialis ini sangat mendesak.
Menurutnya, butuh kerja sama lintas sektor yang kuat agar program ini bisa segera berjalan.
”Nantinya, Unja akan bertugas sebagai tempat belajar dan menimba ilmu, sementara RSUD Raden Mattaher akan menjadi tempat praktik langsung para calon dokter spesialis,” tegas Gubernur Al Haris.
Harapannya jelas: agar masyarakat Jambi bisa mendapatkan layanan medis yang komprehensif di “rumah” sendiri.
3 Prodi Spesialis Baru Siap Dibuka
Tantangan dari Gubernur ini langsung disambut hangat oleh Rektor Universitas Jambi, Prof. Helmi. Ia menegaskan kesiapan institusinya untuk tancap gas mendukung program akselerasi dari pemerintah daerah tersebut.
Saat ini, Unja tengah mematangkan persiapan untuk segera membuka tiga Program Studi (Prodi) Dokter Spesialis baru, yaitu:
-Spesialis Paru
-Spesialis Anestesi
-Spesialis Bedah
Proses penerimaan mahasiswa baru untuk ketiga prodi ini ditargetkan sudah bisa dimulai pada bulan Juni hingga Juli mendatang.
Karpet Merah untuk Putra-Putri Jambi
Ada satu lagi kabar baik dari program ini. Prof. Helmi membocorkan bahwa pendidikan kedokteran spesialis di Unja akan sangat berpihak pada sumber daya manusia lokal.
”Putra-putri asal Provinsi Jambi nantinya akan mendapatkan porsi prioritas untuk penerimaan program pemenuhan dokter spesialis di Unja ini,” pungkasnya.
Jadi, mari kita tunggu kiprah para calon dokter spesialis lokal yang siap mengabdi dan meningkatkan taraf kesehatan di Jambi!. (anr)
























Discussion about this post