CERDASI. ID, JAMBI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher lagi-lagi melakukan penambahan pelayanan guna memberikan pengobatan yang dekat di daerah bagi masyarakat Jambi.
Kali ini, bertepatan dengan Hari Diabetes se-Dunia 14 November 2025, RSUD milik Pemprov Jambi ini menambah pelayanan di bidang penyakit dalam sub spesialis endokrin. Masyarakat Jambi yang terkena penyakit ini tak perlu lagi jauh berobat ke daerah lain.
Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan RSUD Raden Mattaher dr. Anton Trihartanto mengatakan lewat pelayanan baru itu beberapa penyakit spesifik bisa ditangani. Seperti Diabetes, baik itu diabetes tipe 1, tipe 2, atau masalah kadar gula darah lainnya.
“Lalu juga penyakit tiroid, termasuk hipotiroid (kekurangan hormon tiroid) dan hipertiroid (kelebihan hormon tiroid), ” jelasnya (14/11).
Kemudian gangguan hormon juga bisa ditangani. Seperti masalah pada kelenjar adrenal, kelenjar pituitari, kelenjar paratiroid, serta masalah pertumbuhan dan pubertas.
Gangguan metabolisme, meliputi obesitas, kolesterol tinggi, dan masalah berat badan.
“Bahkan hingga gangguan reproduksi dan kesuburan. Termasuk masalah kesuburan pada pria dan wanita,” sebutnya.
Kondisi lain, lanjut Anton, seperti osteoporosis, kanker endokrin, dan hirsutisme (pertumbuhan rambut berlebih pada wanita).

Mengapa diperlukan subspesialisasi ini? Kata Anton Sistem endokrin memiliki jangkauan yang sangat luas dan memengaruhi hampir setiap fungsi tubuh.
“Untuk penanganan kasus yang kompleks, diperlukan pengetahuan mendalam tentang hormon dan kelenjar endokrin yang tidak hanya didapatkan dari pendidikan dokter umum atau spesialis penyakit dalam biasa, ” sebutnya.
Untuk diketahui Spesialis penyakit dalam sub endokrin adalah dokter subspesialis penyakit dalam yang fokus menangani gangguan sistem endokrin, yaitu kelenjar dan hormon dalam tubuh. Bidangnya sering disebut sebagai Spesialis Penyakit Dalam – Konsultan Endokrin Metabolik & Diabetes (Sp.PD-KEMD) dan menangani berbagai kondisi seperti diabetes, penyakit tiroid, gangguan hormon, masalah metabolisme, hingga gangguan pertumbuhan dan kesuburan.
Adapun pada Jumat 14 November dilakukan Kegiatan penyuluhan kesehatan dalam rangka hari diabetes sedunia di ruang tunggu poliklinik penyakit dalam oleh dr. Merilla Sipayung., Sp. PD Konsultan endokrin metabolik dan diabtes ( KEMD) FFINASIM. (*)

























Discussion about this post