CERDASI. ID, JAMBI – Berkah menjalankan Ibadah Umrah dirasakan oleh salah seorang ASN Pemprov Jambi. Kenikmatan itu tercermin dari pelantikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi Iwan Rahmadi saat dilantik Via Zoom Meeting (virtual), Selasa (20/1/2026).
Dikarenakan sedang Umrah, ia tetap mengikuti proses pelantikan dari layar virtual yang ditampilkan di panggung utama rumah dinas Gubernur Jambi. Iwan bersama dengan salah seorang ASN lainnya yang sedang berada di Bungo tampil di layar monitor besar. Mereka dilantik bersama dengan 82 orang lainnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman yang mewakili Gubernur Al Haris dalam pelantikan ini, sempat menyapa peserta pelantikan via zoom. Dan dibalas dengan sapaan hangat dari Iwan Rahmadi yang menggunakan peci putih dan baju muslim di kamar hotel Arab Saudi.
Adapun Iwan Rahmadi sebelumnya menjabat Kepala UPTD Workshop dan Peralatan Dinas PUPR yang berkantor di pasir putih. Lewat komandonya kedaruratan Jalan Provinsi bisa ditangani dengan sigap.
Pejabat yang dilantik dominan dari OPD nomenklatur baru seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perkim, BPKAD dan Bapenda.
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman mewakili Gubernur Jambi berpesan agar pejabat yang dilantik menjaga amanah dan lebih disiplin bekerja dalam menjalan visi dan misi Jambi Mantap.
Menurut Sudirman menyebut pemisahan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Pengelola Keuangan Aset Dearah (BPKAD) dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah dilakukan berdasarkan evaluasi mendalam terhadap kebutuhan organisasi.
“Ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah Provinsi Jambi dalam melakukan penataan kelembagaan dan penguatan tata kelola pemerintahan yang merupakan wujud Salah satu misi pembangunan memantapkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, “sampainya.
Sementara untuk Dinas baru Dinas Perumahan dan Pertanahan dibentuk guna mempercepat terwujudnya hunian rakyat dan terjangkau bagi masyarakat terutama masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR membantu mengurangi kekurangan rumah bengkok serta menata kawasan permukiman menjadi lingkungan yang sehat serta berkelanjutan. (*)




























Discussion about this post