CERDASI. ID, JAMBI – Langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang mulai melakukan survei calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2027 di Provinsi Jambi mendapat dukungan penuh dari pihak legislatif.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Dr. Faizal Riza, menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan pembekalan dan penerjunan tim survei ke berbagai wilayah di Jambi. Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis sekaligus bentuk perhatian serius pemerintah pusat terhadap sektor kelautan.
“Program yang sangat bagus. Ini merupakan bukti nyata program Presiden Prabowo dan kami menyambut baik serta mendukung pelaksanaan survei wilayah untuk pengembangan program Kampung Nelayan Merah Putih di Provinsi Jambi,” ujar Faizal Riza, Jumat (6/11/2026).
Politisi senior Partai Gerindra ini menegaskan, Provinsi Jambi memiliki potensi perikanan dan wilayah pesisir yang sangat besar. Oleh karena itu, ia berharap daerah-daerah yang memiliki potensi unggulan dan memenuhi kriteria dari KKP dapat menjadi prioritas utama pengembangan program ini.
Lebih lanjut, pimpinan DPRD Jambi ini mengingatkan agar tahapan penyiapan lokasi ini dikerjakan secara komprehensif. “Masyarakat berharap survei ini tidak hanya menjadi kegiatan pendataan dan pemetaan wilayah, tetapi benar-benar menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, sesuai kebutuhan dan potensi masyarakat nelayan di daerah,” tegas mantan Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini.
Program KNMP ini dinilai memiliki peluang besar untuk memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat pesisir dan pinggiran sungai. Manfaat tersebut mencakup peningkatan fasilitas dan infrastruktur perikanan, ketersediaan sarana penyimpanan hasil tangkapan, peningkatan kualitas produksi, hingga terbukanya akses pemasaran dan peluang ekonomi baru bagi keluarga nelayan.
“Keberhasilan program ini bukan hanya diukur dari berdirinya fasilitas, tetapi dari meningkatnya pendapatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat nelayan,” sebutnya.
Sebagai informasi, KKP bersama Mitra Pembangunan sebelumnya telah memberikan pembekalan kepada 79 peserta pada 29 Oktober lalu guna mematangkan persiapan KNMP 2027. Dari jumlah tersebut, sebanyak 67 orang ditugaskan sebagai surveyor yang disebar ke 67 titik lokasi di tujuh kabupaten di Provinsi Jambi.
Survei tidak hanya berfokus pada kawasan laut seperti pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat, tetapi juga menyasar perairan umum daratan (sungai) di wilayah Batanghari, Muaro Jambi, Tebo, hingga Kerinci. Para surveyor akan menetap selama kurang lebih dua bulan di desa sasaran untuk memastikan ketersediaan lahan, menggali potensi kelautan, dan memastikan dukungan penuh dari pemerintah desa serta masyarakat setempat sebelum pembangunan fisik direalisasikan. (ann)




















Discussion about this post