CERDASI. ID, JAMBI – Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Deddy Indrasetiawan, melakukan roadshow ke Jambi untuk memastikan kualitas rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Peninjauan difokuskan pada pemenuhan spesifikasi standar pemerintah agar rumah terjamin kelayakannya.
”Roadshow ini untuk melihat rumah-rumah teman anggota APERSI, memastikan sesuai spesifikasi dari pemerintah dan layak huni untuk masyarakat MBR,” tegas Deddy pada Rakerda APERSI Jambi, Senin (3/11/2026).

Ia menambahkan bahwa secara keseluruhan, spesifikasi bangunan di Jambi sudah memenuhi standar Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Terkait tawaran pengelolaan lahan 20 hektare dari pemerintah daerah, Deddy menyambut baik namun menekankan kehati-hatian secara legal. “Saya bilang saya mau lihat dulu landasan hukum aturan-aturannya. Mungkin kita akan ke DJKN karena ini kan pengalihan aset, apakah masalah hibah atau diswakelola,” jelasnya, guna menghindari potensi masalah hukum di kemudian hari.
Deddy juga memberikan apresiasi tinggi terhadap wacana kebijakan tenor KPR hingga 40 tahun yang dinilainya sangat berpihak pada rakyat kecil. “40 tahun tenor ini sebenarnya kebijakan yang luar biasa menurut saya, karena ini bisa mengambil ke desil satu sampai lima. Kalau panjang, tenornya itu angsurannya kan murah, Rp700 ribu,” ujarnya.
Di sela kunjungan tersebut, Deddy turut menantang DPD APERSI Jambi yang telah membangun 2.100 unit rumah hingga Oktober untuk bisa menjadi asosiasi nomor satu di wilayahnya pada tahun depan. Tantangan ini disambut optimistis oleh perwakilan APERSI Jambi guna mengejar ketertinggalan sekitar 1.000 unit dari asosiasi REI. “Kami sebagai pengembang tentu sangat berani mengambil challenge itu, insyaallah kita akan mencoba sejajar bahkan melewati,” ujar Ketua DPD APERSI Jambi Fadhli.(cer)
























Discussion about this post