• Cerdasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Jenius Memberitakan
  • Cace
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
Jenius Memberitakan
  • Berita
  • Cace
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Politik
Jenius Memberitakan
  • Berita
  • Cace
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Politik

Stabilitas Moneter:   Awal Transformasi Ekonomi Daerah Jambi

Editor Al Faruq
07/08/2026
in Opini
A A
PostTweetShareScan

Oleh: Dr. Arniwita

Akademisi Universitas Muhammadiyah Jambi, Peserta FGD Akademisi dan Peneliti lembaga Riset bersama Bank Indonesia.

Baca juga

Meredam Api dan Akarnya Strategi Membangun Kepatuhan Hukum Masyarakat Menghadapi Karhutla di Jambi Dilihat dari Aspek Sosiologi Hukum

Fun Run Jadi Momentum Dorong Minat Olahraga Pelajar di Jambi

Jambi Kehilangan Putra Terbaik, Pembahasan PAW H. Bakri Dinilai Tidak Etis di Tengah Suasana Duka

Erosi Jurnalisme: Saat Berita Tak Lagi Lahir dari Verifikasi

—–

KETIKA dunia kembali diguncang konflik geopolitik, hampir semua negara merasakan dampaknya. Eskalasi ketegangan di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak, memperkuat dolar Amerika Serikat, dan meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan global. Dalam situasi seperti itu, Indonesia menghadapi tantangan yang sama: menjaga nilai tukar rupiah tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.

 

Di tengah tekanan tersebut, Bank Indonesia memilih mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen. Inflasi Juli 2026 juga tetap terjaga pada 2,88 persen, masih berada dalam sasaran 2,5±1 persen, sementara cadangan devisa mencapai US$145,6 miliar, setara dengan pembiayaan sekitar 5,5 bulan impor. Kebijakan ini menunjukkan bahwa stabilitas makroekonomi tetap menjadi prioritas utama.

 

Pertanyaannya, apa arti kebijakan moneter tersebut bagi daerah seperti Jambi?

Bagi masyarakat, BI Rate mungkin terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Namun, bagi Jambi yang perekonomiannya bertumpu pada ekspor komoditas, stabilitas rupiah justru menjadi salah satu fondasi penting. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa ekonomi Jambi pada Triwulan II-2026 tumbuh 4,15 persen, dengan PDRB mencapai sekitar Rp96,62 triliun. Struktur ekonominya masih didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (32,98 persen), diikuti oleh pertambangan (15,55 persen), perdagangan (13,92 persen), serta industri pengolahan (9,63 persen). Artinya, lebih dari 70 persen aktivitas ekonomi daerah masih dipengaruhi oleh dinamika harga komoditas dunia.

 

Di sinilah paradoks Jambi muncul. Ketika harga sawit, batu bara, atau karet naik, ekonomi daerah ikut tumbuh. Namun ketika harga dunia melemah atau perdagangan internasional terganggu, dampaknya langsung dirasakan petani, pelaku usaha, hingga penerimaan daerah. Pertumbuhan ekonomi tetap positif, tetapi ketahanannya masih bergantung pada faktor yang berada di luar kendali daerah.

 

Stabilitas merupakan prasyarat pertumbuhan, bukan tujuan akhir. Keputusan mempertahankan BI Rate bukan sekadar menjaga inflasi, tetapi juga menjaga kepercayaan investor, mengurangi tekanan terhadap rupiah, serta menciptakan kepastian bagi dunia usaha. Bagi eksportir di Jambi, stabilitas kurs membantu menyusun kontrak perdagangan dengan lebih baik. Bagi pelaku industri, stabilitas rupiah mengurangi risiko kenaikan biaya impor mesin, pupuk, maupun bahan baku. Sementara bagi investor, stabilitas menjadi sinyal bahwa iklim usaha tetap kondusif.

 

Namun, benteng moneter saja tidak cukup. Tantangan terbesar Jambi justru berada pada struktur ekonominya. Kontribusi industri pengolahan masih relatif kecil sehingga sebagian besar komoditas unggulan dijual dalam bentuk bahan mentah. Akibatnya, nilai tambah, lapangan kerja, dan keuntungan terbesar lebih banyak dinikmati daerah atau negara lain yang mengolahnya menjadi produk jadi. Selama kondisi ini belum berubah, Jambi akan terus rentan terhadap siklus harga komoditas dunia.

 

Agar ekonomi Jambi lebih tangguh menghadapi gejolak global, setidaknya terdapat lima agenda strategis yang perlu diprioritaskan. Pertama, mempercepat hilirisasi komoditas unggulan seperti sawit, kopi, pinang, kayu manis, dan batu bara sehingga ekspor tidak lagi didominasi bahan mentah. Kedua, memperkuat industri pengolahan berbasis sumber daya lokal melalui insentif investasi, penyediaan kawasan industri, serta pembangunan infrastruktur logistik yang lebih efisien. Ketiga, memperluas pembiayaan bagi UMKM agar mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri hilir, bukan hanya menjadi pelaku usaha skala kecil yang berdiri sendiri.

 

Keempat, mempercepat transformasi digital melalui pemanfaatan QRIS, BI-FAST, pemasaran digital, dan perdagangan elektronik sehingga produk-produk lokal memiliki akses pasar yang lebih luas. Kelima, memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga keuangan dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing.

 

Karena itu, stabilitas moneter harus dijadikan momentum untuk melakukan transformasi ekonomi. Hilirisasi sawit, kopi, pinang, kayu manis, hingga pengembangan industri berbasis mineral seperti ferro alloy perlu dipercepat agar ekspor tidak lagi didominasi bahan mentah. Pada saat yang sama, penguatan industri pengolahan, perluasan pembiayaan UMKM, digitalisasi perdagangan, dan pembangunan kawasan industri harus menjadi agenda bersama pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga keuangan.

 

Transformasi tersebut bukan hanya bertujuan meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperbaiki kualitasnya. Ketika nilai tambah diciptakan di dalam daerah, manfaat ekonomi akan lebih banyak dinikmati masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan tumbuhnya usaha-usaha baru.

 

Pada akhirnya, rupiah yang stabil bukanlah garis akhir, melainkan titik awal. Stabilitas memberi ruang bagi daerah untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat. Bagi Jambi, kesempatan itu harus dimanfaatkan untuk keluar dari ketergantungan pada komoditas primer menuju ekonomi yang lebih beragam, bernilai tambah, dan berdaya saing. Dengan fondasi moneter yang kokoh dan transformasi ekonomi yang konsisten, Jambi tidak hanya akan mampu bertahan menghadapi gejolak global, tetapi juga berpeluang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera. (*)

Previous Post

Pengamat Laila Farhat: Genjot Sektor Produktif, Bank Jambi Kunci Kesejahteraan Masyarakat

Next Post

Dinas PUTR Provinsi Jambi Pastikan Rute Presisi Merdeka Run 2026 Mulus Bebas Lubang, Sambut 8.750 Pelari se-Indonesia

Artikel lainnya

Opini

Meredam Api dan Akarnya Strategi Membangun Kepatuhan Hukum Masyarakat Menghadapi Karhutla di Jambi Dilihat dari Aspek Sosiologi Hukum

Editor Al Faruq
03/09/2026
Opini

Fun Run Jadi Momentum Dorong Minat Olahraga Pelajar di Jambi

Editor Al Faruq
12/08/2026
Opini

Jambi Kehilangan Putra Terbaik, Pembahasan PAW H. Bakri Dinilai Tidak Etis di Tengah Suasana Duka

Editor Al Faruq
30/07/2026
Opini

Erosi Jurnalisme: Saat Berita Tak Lagi Lahir dari Verifikasi

Editor Al Faruq
22/06/2026
Opini

UKW dan Profesionalisme Wartawan di Tengah Banjir Informasi Digital

Editor Al Faruq
08/06/2026
Next Post

Dinas PUTR Provinsi Jambi Pastikan Rute Presisi Merdeka Run 2026 Mulus Bebas Lubang, Sambut 8.750 Pelari se-Indonesia

Hattrick Prestasi! Bank Jambi Jadi Bintang Utama di Hari Indonesia Menabung 2026

Presisi Merdeka Run 2026 Berlangsung Lancar, Kapolda Jambi Ucapkan Terimakasih dan Apresiasi Dukungan Masyarakat

Siap-Siap! Pesta Budaya Terbesar Jambi 'Festival Batanghari 2026' Digelar Mulai 14 Agustus

Refleksi - Renungan Dr. Faizal Riza di Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke 61

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Dishub Provinsi Jambi Jadikan Harhubnas 2026 Momentum Evaluasi dan Peningkatan Pelayanan Publik

23/09/2026

Dukung Penyidikan Polda Jambi, PT REKI Tegaskan Komitmen Penanganan Karhutla di Hutan Harapan

22/09/2026

Keamanan Jadi Fondasi Pembangunan Papua, Jangan Beri Ruang bagi Provokasi KNPB

24/09/2026

Gebrakan Nyata Hj. Ernawati: ISMI Provinsi Jambi Sasar 7 Kabupaten/Kota dengan Bantuan Sosial Rp499 Juta

26/09/2026

Al Haris Minta Gelar Bazar Ramadan di Lingkungan Dekat Masyarakat

04/04/2023

Rucita Arfianisa Kawal Penuh Usulan Pelebaran hingga Pembuatan Terowongan Jalur Sungai Penuh-Tapan

22/09/2026

BNNP Jambi Sambut Baik Sinergi dengan PWI Kota Jambi, Perkuat Edukasi Bahaya Narkotika

21/09/2026

Wajib Update! Mobile Banking Bank Jambi Udah Normal, Tarik Tunai Tanpa Kartu Bisa Lagi!

22/09/2026

Al Haris Sidak PSBRW Harapan Mulya Talang Bakung: Soroti Minim Penempatan Petugas Jaga

25/01/2025

“Keunikan Keranjang Dari Eceng Gondok Memiliki Nilai Jual Yg Tinggi”

29/04/2026

Gebrakan Nyata Hj. Ernawati: ISMI Provinsi Jambi Sasar 7 Kabupaten/Kota dengan Bantuan Sosial Rp499 Juta

26/09/2026

Keamanan Jadi Fondasi Pembangunan Papua, Jangan Beri Ruang bagi Provokasi KNPB

24/09/2026

Dishub Provinsi Jambi Jadikan Harhubnas 2026 Momentum Evaluasi dan Peningkatan Pelayanan Publik

23/09/2026

Rucita Arfianisa Kawal Penuh Usulan Pelebaran hingga Pembuatan Terowongan Jalur Sungai Penuh-Tapan

22/09/2026

Dukung Penyidikan Polda Jambi, PT REKI Tegaskan Komitmen Penanganan Karhutla di Hutan Harapan

22/09/2026

Wajib Update! Mobile Banking Bank Jambi Udah Normal, Tarik Tunai Tanpa Kartu Bisa Lagi!

22/09/2026

BNNP Jambi Sambut Baik Sinergi dengan PWI Kota Jambi, Perkuat Edukasi Bahaya Narkotika

21/09/2026

142 Personel Gabungan dan Heli Water Bombing Perkuat Penanganan Karhutla HLG Londerang

18/09/2026

Kapan Fitur Transfer Mobile Banking Bank Jambi Aktif Kembali ? Komut Sudirman : Pembenahan Terus Dikebut Sesuai Standar BI

15/09/2026

Bukan Sekadar Numpang Lewat, Bank Jambi Dinilai Paling Layak Kelola Ekosistem Payroll ASN

14/09/2026

Beranda | Disclaimer | Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan


Sungai Duren RT 008 Kelurahan Sungai Duren Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Supported by ARA

No Result
View All Result
  • Berita
  • Cace
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Politik