CERDASI. ID, JAMBI – Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhumah Nur Alimatun Citra Lestari (19), mahasiswi asal Kota Jambi yang menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi.
Wali Kota Jambi, Maulana, turut hadir langsung ke rumah duka di kawasan Jalan Camar II, Kelurahan Sei Asam, Kecamatan Pasar, Rabu (29/4/2026), sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kedatangan jenazah sekitar pukul 08.15 WIB disambut isak tangis keluarga dan kerabat.
Kehilangan sosok muda yang tengah menempuh pendidikan tinggi ini meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Maulana menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa tragis yang menimpa almarhumah.
āKami sangat berduka. Almarhumah sedang menuntut ilmu, namun musibah ini terjadi. Kami hadir sebagai bentuk kepedulian dan turut merasakan kesedihan keluarga,ā ujarnya.
Selain memberikan dukungan moril, Pemerintah Kota Jambi juga memastikan hak-hak korban terpenuhi, termasuk santunan dari pihak terkait seperti Jasa Raharja.
Maulana menegaskan bahwa kehadiran pemerintah juga untuk memastikan proses penyaluran santunan berjalan dengan baik.Peta
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Jambi, A.A.N. Agung Abimanyu, menyampaikan bahwa santunan sebesar Rp50 juta telah diberikan kepada ahli waris korban.
Santunan tersebut merupakan bentuk perlindungan dasar bagi korban kecelakaan, yang disalurkan dalam waktu maksimal 1Ć24 jam setelah kejadian.
Berdasarkan data terbaru, kecelakaan kereta api di Bekasi tersebut melibatkan lebih dari 100 korban.
Sebanyak 88 orang mengalami luka-luka, sementara 15 orang dilaporkan meninggal dunia.
Ayah korban, Ruslan, mengungkapkan bahwa pihak keluarga menerima kabar duka pada Selasa sore (28/4/2026) dari anaknya yang berada di Bekasi. (*)




























Discussion about this post