CERDASI. ID, JAMBI – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi M. Umar MY, SE, MM bergerak cepat menyikapi aksi unjuk rasa (unras)siswa SMA 4 Tanjung Jabung Timur.
Tak hanya itu, aksi itu mendapat perhatian karena kejadian salah seorang guru PPPK sudah dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi. Disdik menurunkan tim Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) ke lokasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Jambi M. Umar MY, SE,MM mengatakan dirinya pada Rabu (16/10) sudah menugaskan bidang GTK, Pengawas dan MKKS SMA Tanjab Timur ke SMA 4 Tanjabtim.
“Pada Hari ini (Kamis,red) Kepsek sudah dimintai keterangan, terkait kronologis di SMA-4 Tanjabtim,” sebut Umar.
Yang jelas, kegiatan belajar mengajar telah terlaksana.
“Menurut informasi, hari ini siswa sudah belajar normal,” ujar Umar.
Ditanya soal sanksi bagi Kepsek ? Umar menyatakan Disdik hanya bersifat pembinaan.
“Kalau sanksi, ini kewenangan BKD, ” jelasnya.
Sebelumnya, sebuah video berdurasi singkat yang memperlihatkan suasana di SMAN 4 Tanjabtim mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman itu, tampak ratusan siswa berkumpul di halaman sekolah melakukan aksi protes menolak kebijakan kepala sekolah yang mengubah ruang OSIS menjadi kantin.
Namun, perhatian publik justru tertuju pada potongan video yang memperlihatkan kepala sekolah melontarkan ucapan yang dinilai merendahkan salah satu guru berstatus PPPK bernama Joko. Dengan menggunakan pengeras suara, kepala sekolah terdengar berkata, “Baru jadi guru PPPK sudah seperti ini. Hebat.”
Ucapannya itu langsung memicu reaksi spontan dari para siswa yang berada di lokasi. Dalam suasana riuh, guru Joko yang mengenakan pakaian olahraga hijau putih tampak menirukan kembali ucapan kepala sekolah tersebut dengan nada menahan emosi. “Katanya saya baru seumur jagung, kecil,” ujar Joko di hadapan siswa.
Sontak, para siswa langsung bersorak dan bertepuk tangan sambil meneriakkan dukungan, “Hidup Pak Joko!” Suasana di lapangan pun semakin ramai, sementara beberapa guru lain tampak berusaha menenangkan para siswa. (*)





























Discussion about this post